Chapter 52 : Better With You - Hai, Assalamu'alaikum Readers

Kamis, 13 Februari 2020

Chapter 52 : Better With You




Suasana terasa berduka dan para pelayat pun berdatangan untuk berbelasungkawa atas kepergian Angel. Hingga akhirnya para pelayat pun beramai-ramai mengantar Angel ketempat peristirahatan yang terakhir.
Mobil pengantar jenazah pun tiba disebuah pemakaman yang sudah siap untuk melakukan sesi penguburan Angel.
Fay dan Farhan pun turut andil membawa keranda jenazah ke area kuburan hingga akhirnya, Fay pun sebagai suami tercinta Angel memilih turun kedalam liang lahat lalu menerima jenazah Angel yang sudah dikafani kemudian menurunkannya kedalam liang kubur.
Suasana diselimuti penuh duka. Dengan perlahan penuh kesedihan tanpa takut dan keteguhan hatinya.. Fay membuka tali ikatan yang berada diatas kepala Angel hingga terbuka dan menampakan wajah istrinya yang tenang dan memucat.
Untuk sejenak, Fay menatap istrinya sesaat. Meraba pipinya lembut seraya bergumam dengan suara berupa bisikan.
"Aku mencintaimu Angel, istriku. Kini aku harus benar-benar mengikhlaskanmu yang tidak akan kulihat lagi selama-lamanya namun kenangan kita dan segala sesuatunya tentangmu akan selalu aku simpan didalam hatiku. Berisitirahatlah dengan damai dan tunggu aku di surga."
Fay mengusap kedua air mata yang mengalir di pipinya, ia pun mencium sekali lagi kening Angel yang terasa dingin untuk terakhir kalinya oleh perasaan yang benar-benar terpukul.
Hingga akhirnya, dengan perlahan Fay menyampingkan tubuh istrinya, menghadap kanan dan kiblat serta tak lupa mengadzankan istrinya.
Suasana diliputi kesedihan dan penuh duka, tanpa diduga.. Anna yang tak kuasa menahan kesedihannya akhirnya pingsan dan membuat Farrel segera menjauh dari area pemakaman sambil menggendong tubuh istrinya.
Waktu terus berjalan, hingga pemakaman pun selesai oleh lantunan doa yang dibacakan seorang ustadz dan satu per satu para pelayat pergi meninggalkan pemakaman.
Pusara Angel kali ini dipenuhi oleh taburan bunga mawar, sesuai keinginannya yang pernah ia katakan pada Ava.
Aisyah masih saja menangis oleh kepergian menantu kesayangannya.. Farhan berusaha menenangkan dan juga Feby.
Dengan rasa lemas, akhirnya Ava pun merogoh sebuah bingkisan kecil didalam tasnya dan mengeluarkan sebuah bingkisan yang terdapat bunga mawar yang sudah mengering yang pernah ditinggalkan Fay saat dirinya berada disituasi salah paham dan melihat Darren berciuman dengan Angel.
"Angel..." lirih Ava yang membuat semuanya menatap Ava.
"Kamu pernah bilang padaku untuk menaruh bunga mawar pemberian dari sosok pria yang kau cintai ketika telah tiada dan sekarang, aku akan menjalankan sesuai keinginanmu." Ava pun segera meletakan bunga mawar kering tersebut tepat diatas tanah kuburan Angel.
"Bunga mawar apa yang kamu maksud Ava?" tanya Fay dengan tatapan sendunya. Ava pun segera menceritakan kejadian itu hingga akhirnya membuat Fay mengerti.
Waktu menunjukan sore hari. Farhan, Aisyah dan Feby serta yang lainnya pergi meninggalkan pemakaman Angel dan menyisakan Fay yang masih menatap batu nisan istrinya dengan tatapan sedih.
Aisyah menoleh kebelakang, melihat keadaan putranya. "Mas.. Bagaimana dengan Fay?"
"Dia butuh waktu beberapa menit untuk situasi sekarang Aisyah, biarkan saja. Putra kita sangat terpukul oleh kepergian sosok yang dicintainya. Kita tunggu saja di mobil."
Aisyah hanya menurut dan menunggu putranya didalam mobil bersama Feby dan sempat melihat keadaan Anna yang sudah siuman namun tak berhenti menangis karena kepergian Putri semata wayangnya dalam pelukan Farrel.
Begitupun dengan Aifa yang seengukan didalam mobil ketika mobil keluarga tersebut kembali menuju rumahnya oleh Franklin yang mengemudikannya.
Disisilain, sudah 5 menit Fay belum beranjak dari tempat makam Angel. Dengan perlahan, ia meraba batu nisan yamg terdapat nama istrinya disana.
"5 tahun adalah waktu yang tidak sebentar. Selama itu, kamu kukenal sebagai wanita udik, keras kepala, menyebalkan dan berisik. Namun, siapa sangka jika dibalik itu semua kamu adalah sosok wanita dari semua jawaban yang dikirimkan oleh Allah ketika aku meminta petunjuk dalam sholat istikharah yang aku lakukan bahwa kamu adalah jodohku sekaligus takdir masa depanku Angel?" sekali lagi, Fay mengusap air mata yang mengalir dipipinya oleh hatinya yang teramat sesak.
"5 tahun adalah waktu yang kita  jalani bersama meskipun sebatas partner kerja, kamu adalah salah wanita yang selalu mendampingiku ketika aku bekerja bahkan pergi kemanapun dalam urusan perusahaan hingga seiring berjalannya waktu, rasa cintaku padamu muncul tanpa diundang dan itu murni bahwa dirimu adalah cinta pertamaku. Ketika itu terjadi, Selama itulah aku menyadari untuk bisa menghargaimu dan menjaga jarak denganmu meskipun diawal tanpa sengaja aku ada berkontak fisik denganmu namun aku tak bisa menepis jika sebuah kebaikan dan hidayah bisa datang disaat itu dengan diriku yang mulai menjaga jarak denganmu yang bukan mahramku."
Fay kembali mencium batu nisan kuburan Angel dan berucap sekali lagi sebelum benar-benar pergi dari sana.
"Dan hanya 10 hari, waktu yang ditakdirkan oleh Allah untukku dan untukmu menjadi kita sebagai pasangan halal meskipun pada akhirnya takdir berkata lain dengan dirimu yang pergi terlebih dahulu meninggalkanku. Aku mencintaimu Angel, istriku. Tugasmu sebagai istri didunia ini sudah selesai, dengan segala keridhoan dari ku, aku memaafkannmu. Terima kasih telah mencintaiku selama ini.. insya Allah, aku akan kemari mengunjungimu. Aku pergi, Assalamualaikum, Angel istri tercintaku.."
Dengan langkah berat, hingga akhirnya Fay pun terisak oleh kedua matanya yang memerah. Dadanya terasa sangat nyeri bahkan tak sanggup meninggalkan peristirahatan Angel terakhir kalinya namun ia sadar, jika dirinya harus kembali pulang kerumah dengan segenap hati dan kesabaran yang harus ia jalani mulai sekarang, belajar menerima kenyataan dan takdir tanpa sosok istri yang selalu membuatnya tersenyum oleh segala cara yang dilakukan Angel untuknya.
💞💞💞💞
Terima kasih sudah baca. 
Dan kalian bisa bersapa dengan author di Instagram : lia_rezaa_vahlefii.
Sehat selalu buat kalian. 
Jangan lupa berikan vote dan komentarnya ya.
With Love
LiaRezaVahlefi ❤️

Next, Chapter 53 Better With You. Klik link dibawah ini :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar